Posts Tagged ‘mempelai’

Nyala Api Cinta

June 8th, 2013

Taruhlah aku seperti meterai pada hatimu,
seperti meterai pada lenganmu, karena cinta kuat seperti maut,
kegairahan gigih seperti dunia orang mati,
nyalanya adalah nyala api, seperti nyala api TUHAN!
Kidung Agung 8 : 6

 

Hari-hari ini api Tuhan sedang turun.

 

Sebagai mempelai sudah bukan saatnya kita memberikan
gairah kita untuk hobi, kesukaan dan hal-hal lain.
Tidak lagi terpikat dengan daya tarik dunia.
Tapi memberikan gairah yang utuh hanya untuk Dia.

 

Biarlah api yang turun membuat hati kita mempelai
wanitaNya terbakar untuk semakin bergairah lebih lagi.
Karena hanya Dia yang layak menerima cinta yang murni.

 

He is a Jealous God .. Jehovah Qanna’

 

Sebab TUHAN, Allahmu, adalah api yang menghanguskan,
Allah yang cemburu.
Ulangan 4:24

“For the LORD your God is a consuming fire,
a jealous God.
Deuteronomy 4:24 (NKJV)

 

Apinya yang panas akan membakar, memurikan dan memisahkan
dari segala kekotoran agar kita siap menerima kemuliaanNya.

Tags: , ,
Posted in Intimacy | Comments (0)

The Warrior Bride

October 17th, 2009

Dalam persiapan sebagai mempelai Kristus
ada banyak hal proses pendandanan yang
sedang Dia kerjakan di dalam kehidupan kita.

 

Ada suatu gambar yang sangat mengesankan, gambar ‘The Warrior Bride’
Mempelai dengan gaun indah warna putih bersepatu boots, dan membawa pedang.
Wow .. Dalam fashion show tentu saja tidak demikian sepatu yang di pakai adalah high heel yang anggun. Namun itulah yang menarik dan luar biasa sebagai mempelai Allah, kita tidak memakai sepatu tinggi yang membuat kita tidak bisa  berlari dan lincah dalam kancah peperangan yang eskalasinya semakin meningkat seperti saat-saat ini.

 

MempelaiNya di karuniakan jubah putih kekudusan dan di dandani agar  tanpa noda, cacat dan kerut. Tidak hanya menanti kedatangan mempelai pria dan hanya berpangku tangan dan menikmati kasihNya saja tetapi kita juga harus menglirkan  kasihNya. Dengan  menggenakan sepatu boots seperti tentara Masuk ke medan peperangan. hancurkan benteng-benteng musuh dan rebut para tawanan.
Dan mengembalakan jiwa-jiwa itu sebagai tanda cinta kasih kita kepadaNYA.

 

Maka kita akan di berikan perhiasan terakhir yang semakin mempercantik kita sebagai mempelaiNya yaitu mahkota

 

1 Petrus 5 : 4
Maka kamu, apabila Gembala Agung datang,
kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu.

Tags: , , , ,
Posted in Intimacy | Comments (0)