Archive for the ‘Intimacy’ Category

The Warrior Bride

October 17th, 2009

Dalam persiapan sebagai mempelai Kristus
ada banyak hal proses pendandanan yang
sedang Dia kerjakan di dalam kehidupan kita.

 

Ada suatu gambar yang sangat mengesankan, gambar ‘The Warrior Bride’
Mempelai dengan gaun indah warna putih bersepatu boots, dan membawa pedang.
Wow .. Dalam fashion show tentu saja tidak demikian sepatu yang di pakai adalah high heel yang anggun. Namun itulah yang menarik dan luar biasa sebagai mempelai Allah, kita tidak memakai sepatu tinggi yang membuat kita tidak bisa  berlari dan lincah dalam kancah peperangan yang eskalasinya semakin meningkat seperti saat-saat ini.

 

MempelaiNya di karuniakan jubah putih kekudusan dan di dandani agar  tanpa noda, cacat dan kerut. Tidak hanya menanti kedatangan mempelai pria dan hanya berpangku tangan dan menikmati kasihNya saja tetapi kita juga harus menglirkan  kasihNya. Dengan  menggenakan sepatu boots seperti tentara Masuk ke medan peperangan. hancurkan benteng-benteng musuh dan rebut para tawanan.
Dan mengembalakan jiwa-jiwa itu sebagai tanda cinta kasih kita kepadaNYA.

 

Maka kita akan di berikan perhiasan terakhir yang semakin mempercantik kita sebagai mempelaiNya yaitu mahkota

 

1 Petrus 5 : 4
Maka kamu, apabila Gembala Agung datang,
kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu.

Tags: , , , ,
Posted in Intimacy | Comments (0)

NAZIR

May 12th, 2008

Dalam keadaan bangsa yang terpuruk Tuhan akan membangkitkan para Nazir untuk penyelamatan bangsa. Contoh Nazir  Samuel, Simson dan Yohanes pembaptis

 

Seperti Simson pada waktu Israel diserahkan kepada orang  Filistin selama 40 tahun. Samuel dibangkitkan pada waktu imam Eli yang mulai tidak dapat  melihat visi kedepan untuk bangsa Israel.

 

Saat seperti ini Tuhan sedang bangkitlkan generasi Yohanes Pembaptis untuk menyiapkan umat yang layak untuk kedatangan Tuhan yang kedua kali..

 

Nazir memiliki  bentuk ekspresi  sumpah yang ekstrim dan radikal. Di lakukan dalam jangka waktu tertentu.

 

 Bilangan 6:2-6 “Berbicaralah kepada orang Israel dan katakanlah kepada mereka: Apabila seseorang, laki-laki atau perempuan, mengucapkan nazar khusus, yakni nazar orang nazir, untuk mengkhususkan dirinya bagi TUHAN, maka haruslah ia menjauhkan dirinya dari anggur dan minuman yang memabukkan, jangan meminum cuka anggur atau cuka minuman yang memabukkan dan jangan meminum sesuatu minuman yang dibuat dari buah anggur, dan jangan memakan buah anggur, baik yang segar maupun yang kering. Selama waktu kenazirannya janganlah ia makan sesuatu apapun yang berasal dari pohon anggur, dari bijinya sampai kepada pucuk rantingnya. Selama waktu nazarnya sebagai orang nazir janganlah pisau cukur lalu di kepalanya; sampai genap waktunya ia mengkhususkan dirinya bagi TUHAN, haruslah ia tetap kudus dan membiarkan rambutnya tumbuh panjang. Selama waktunya ia mengkhususkan dirinya bagi TUHAN, janganlah ia dekat kepada mayat orang.

 

 Nazir tidak memotong rambutnya Ini lambang dari di khususkan dan di pisahkan untuk  suatu tujuan dan panggilan Tuhan.

 

Nazir tidak makan anggur  Buah anggur lambang dari kenikmatan duniaPara Nazir ini tidak menikmati hobi dan hiburan-hiburan yang dunia berikan.  Tetapi secara ekstrim kenikmatannya hanya dari menikmati Tuhan saja.

 

 Nazir tidak minum minuman yang memabukan. Yang berarti para nazir memiliki kesadaran penuh untuk hanya fokus pada Tuhan dan tidak mabuk oleh keadaan yang dialami baik itu keadaan yang enak atau tidak mengenakan.

 

Nazir tidak minum anggur. Anggur juga lambang dari cinta Secara Ekstrim para nazir hanya menikmati dan puas oleh cinta yang dari Tuhan bukan mencari kepuasan cinta dari tempat lain.

 

 Nazir tidak kena mayat  Mayat adalah kematian Para Nazir  tidak boleh menjamah dan melakukan hal2 yang mendatangkan kematian rohani yaitu dosa.

 

Dengan menganut gaya hidup doa dan puasa secara ekstrim dan radikal  seringkali para nazir dianggap tidak waras .. karena memiliki life style yang tidak lazim dan tidak mengikuti cara hidup kebanyakan orang.

 

Dengan hidup yang dipisahkan dan di khususkan bagi Tuhan dan melakukan semua bukan dengan legalistik namun karena gairah  cinta yang berkobar pada Tuhan. Rela meninggalkan segala sesuatu hanya untuk menyenangkan dan mengejar Kekasih hatinya  yaitu Tuhan.

 

Extreme pleasure for knowing and loving God.

 

Generasi seperti ini yang Tuhan sedang bangkitkan dan siapkan untuk menterjemahkan isi hati Tuhan dan melakukannya tanpa kompromi untuk perubahan suatu bangsa.

 

 Rise up Nazarite Generation ..  God is calling you . . .

Tags: , , , , ,
Posted in Intimacy | Comments (0)